Cook. Pastry Kue Klepon, Kue Wajik, Kue Dadar Gulung dan Kue Bugis.
Kue Klepon, Kue Wajik, Kue Dadar Gulung dan Kue Bugis.
Kue, ahhhh aku sangat suka dengan kue. Apalagi bila berbagai macam kue yang manis, ukurannya imut-imut, warna warni yang cantik. Sejak kecil Mama ku selalu membuatkan kue yang rasanya dari dulu tidak pernah berubah di lidahku. Biasanya Mama selalu membuat Cake Bolu Coklat yang lembut dan enak sekali, Bolu Gulung Selai Strawberry, Kue Caramel, Black Forest dan bila menjelang hari Raya Idul Fitri Kue kering aneka bentuk dan rasa dibuat oleh Mama seperti Kue Kering Nastar, Kue Kering Keju, dan kue kering lainnya. Aku sangat suka sekali Kue Bika Ambon. ^^ (biarin deh ga ada yang nanya juga...)
Di kantor aku dan kedua sahabatku yang satu divisi, kami selalu ingin mencoba membuat berbagai macam kue tradisional maupun western. Sahabatku Kak Ria n Teh Ani, mereka berdua jago sekali memasak makanan dan kue. Aku sendiri nihil sekali dalam membuat kue, masakpun aku bisa yang cukup standar. Makanan kesukaanku yang dapat aku masak sendiri, terlaluuuu. Untuk informasi aku suka sekali Capcay, Spaghetti, Ayam Tepung, Tuna Belado, Nasi Goreng, semua berasa pedas. hehehe.
Kue Klepon
Kue Klepon
Sebulan yang lalu kami memutuskan untuk mencoba membuat Kue Klepon Ketan, kue kecil yang berbahan dasar tepung ketan dan diberi pewarna makanan hijau, bertabur kelapa yang sudah di kukus, dan bila digigit akan mengeluarkan cairan gula merah yang manis. Sebenarnya Kak Ria dari dulu bilang mau bikin kue klepon itu, tetapi baru bulan Oktober kemarin dan kami merealisasikan kue tersebut (kaku yaaa.^^).
Kue Wajik Ketan
Kue Wajik Ketan
Setelah kue klepon terlaksana kami melanjutkan untuk membuat Kue Wajik. Ada cerita lucu saat akan membuat kue wajik ini, aku dan beberapa temanku salah paham dengan kue tersebut. Kami menyangka kalau Kak Ria akan membuat Kue Wajit yang biasa aku makan kue ketan yang bercampur kelapa yang di bungkus kertas wajit. Tetapi salah ternyata Wajit yang mau di buat Kak Ria berbeda dengan Wajit yang biasa aku makan, yaitu berbahan ketan dengan perasan kelapa (santan) dan juga daun pandan tidak di bungkus kertas wajit. Namanya pun bukan Wajit tetapi Wajik. hehehe.
Sebenarnya untuk Kue Klepon dan Kue Wajik, Kak Ria dan Teh Ani dan di bantu kedua sahabatku lainnya yang membuat kue tersebut ^^, aku hanya patungan bahannya saja. Tetapi untuk kue berikutnya aku ikut andil dalam membuat kue-kue selanjutnya. Untuk Kue Klepon dan Kue Wajik aku ga sempat memfotonya karena aku waktu itu belum punya inspirasi untuk menjepret-jepret kue-kue tersebut, hehehe ^o^
Kue Dadar Gulung Hijau
Kue Dadar Gulung Hijau
Tanggal 31 October, hari jum'at karena istirahat kerja di hari itu jam nya lumayan lama. Aku, Kak Ria dan Teh Ani memutuskan untuk membuat dadar gulung, karena kelapa yang untuk membuat Wajik masih ada dan Kak Ria membuat kelapa parut tersebut menjadi Unti (kelapa yang dimasak dengan gula merah, garam dan pandan). Ini lah penampakan bahan-bahan yang di racik oleh Teh Ani untuk membuat Kue Dadar Gulung. Teh Ani yang membuat Kulit Dadar hijaunya yang terbuat dari tepung terigu dan tepung aci, dll. Bila dilihat seperti membuat Crepes yang banyak di mall. Tapi kalau Dadar ini lembut dan lembek. Bahannya sederhana sekali. Aku juga mencoba membuat kulit dadar ini loh, walaupun hasilnya tidak terlalu bagus memang, namanya belajar ya. ^o^
Tugas aku selanjutnya dan Kak Ria adalah mengulung kulit dadar yang telah diisi unti. Gulungan yang aku buat bagus juga, seperti Dadar Gulung yang dijual oleh tetangga aku. Gulungan yang aku foto adalah hasil karya aku dan Kak Ria.
Penampakan tangan Kak Ria. hihihihi
Dan akhirnya Kue Dadar Gulung buatan ART (singkatan nama kami bertiga ya) jadi juga. ^o^
Sneak peak ketika aku sedang makan dadar gulungnya. ^o^. yumm yumm
Kue Bugis
Karena Unti yang masih banyak, pada tanggal 05 November hari Rabu yang diguyur hujan lebat. Kami bertiga lagi memutuskan untuk membuat Kue Bugis. Ini lah kue bugis yang kami buat. Kenyal-kenyal manis dan harum. Tugas aku memilih daun pisang yang telah di panggang, Teh Ani yang membeli bahan-bahannya, dan Kak Ria yang membuat adonan dan membentuk kue tersebut.
Itulah beberapa kue tradisional yang telah kami buat (baru 4 macam). hehehe. Mudah-mudahan next bisa membuat kue tradisional lainnya, mungkin kue-kue western.
Note : Kami ga makan bertiga saja ya. Teman-teman kantor kami pun ikut mencicipi kue hasih karya kami. Mereka bilang enak.
^o^ Happy Cooking.




Komentar
Posting Komentar