Cook. Pastry Donut Kuning and Donut Hijau Goreng.


Donut Kuning, dan Donut Hijau Goreng.


Donut Kuning Goreng    
          Lanjutan cerita yang kemarin dimana saya dan 2 sahabat saya yang lagi suka-sukanya bikin kue tradisional. Kali ini ART bakalan membuat kue donut goreng, hari Jum'at lagi tepatnya tanggal 07 November. Teh Ani yang rela bangun subuh banget untuk membuat adonan donut dan setelah jadi dia bawa itu adonan ke kostan Kak Ria. Kostan Kak Ria adalah tempat dimana kami membuat semua kue tersebut. Setelah jam istirahat kami bertiga sudah mulai dengan tugas masing-masing. Dimana Kak Ria dan Teh Ani bagian mencetak adonan donut yang sudah digiling-giling dengan botol yang di lapisi oleh plastik, sedangkan aku makan siang (hihihi). Sebenarnya donut kuning ini tidak kami beri pewarna makanan karena memang seperti ini warna asli adonannya, berwarna Cream lebih ke Kuning.


              Bukannya aku malas ga bantu mencetak adonan, tetapi aku tuh tugasnya yang bagian goreng donut nya. ^o^. Setelah mencetak adonan selesai dan makan siangku sudah habis, waktunya aku menggoreng adonan donut tadi menjadi donut goreng yang matang kekuningan. Kak Ria dan Teh Ani sudah mulai makan siang dan aku sudah mulai menggoreng donutnya. Tidak butuh waktu lama menggoreng donut nya karena adonannya cepat sekali matang kecoklatan. Jago juga aku gorengnya ^O^ kekeke

               Tidak beberapa lama selesai menggoreng kami membawa donut yang belum kami beri taburan gula halus karena kalau masih panas gula halus maupun mentega menjadi tidak menempel karena meleleh panas, kami tinggalkan beberapa donut di kostan karena untuk kami bawa pulang ke rumah. Aku suka rasa donut yang setelah digoreng dan didiamkan sebentar (masih hangat) karena tekstur rasa donut masih renyah dan terasa sekali gurihnya. Setelah pulang kerja kami kembali ke kostan dan meracik donut tersebut dengan Ceres cokelat. Untuk donut yang kami beri gula halus ga sempat aku foto.
Donut Ceres Coklat
 
        Kami pulang membawa donut masing-masing untuk di rumah. Setelah aku sampai rumah dan membawa donut tersebut. Mama, Adikku, dan kedua ponakanku makan donut tersebut. Salah satu ponakanku bilang "Kok bibi pulang kerja bawa makanan terus." yang menjawab tuh Mama "Bibi di kantor ada Tata Boga nya". jiahhhhhh gubrakk Mamake, Mamake. hihihi. Donutpun habis di makan oleh kami dengan cepat. hehehe Mamaku pun bilang "Nanti minta resepnya ya." Okeh siph, Mom.

Donut Hijau Goreng
             Sebenarnya donut yang kami buat sebelumnya berwarna kuning karena memang itu adonan asli, kami tidak memberi pewarna makanan pada donut yang kami buat sebelumnya. Tetapi karena itu kami jadi punya ide bagaimana kalau donut yang kami buat berwarna warni, untuk wanginya kami tingga beri vanili. jadi untuk hari Jum'at selajutnya kami memutuskan untuk membuat donut yang akan kami beri pewarna makanan hijau.
            Pada tanggal 14 November kami kembali ke tugas masing-masing, Teh Ani harus rela lagi bangun pagi untuk membuat adonan donut hijau tersebut. Schedule pun sama seperti saat kami membuat donut yang pertama kemarin. Tetapi kami juga punya ide untuk mencoba membuat donut yang akan kami akan isi dengan ceres cokelat, kami ingin tau apakah ceres cokelat itu meleleh ketika kami memakan donut tersebut. Kak Ria dan Teh Ani yang mencetak sedangkan aku kembali menggoreng donutnya. Aku juga mencoba membuat donut yang yang berisi ceres cokelat tersebut. Tapi hasilnya tidak sebagus buatan Teh Ani, buatanku malah seperti bantal dan guling, sedangkan Teh Ani membentuk seperti Pastel.

Atas : Buatan Teh Ani (Pastel)
Bawah : Buatan Aku (Lonjong dan Bulat). -_-
         
            Tugas akupun di mulai untuk menggoreng adonan tersebut. Tetapi kali ini beberapa insiden terjadi, kecepret minyak panas lah, semut lah. haduh tetapi rasa dan tekstur donut hijau ini jadi juga. Sebanding dengan rasa dan kelembutan. Donut hijaupun matang kecokelatan.

           
           Kami pun mulai memakan donut hijau yang kami buat. Aku, Kak Ria, Teh Ani, Mba Tanti dan Kania. Dan ternyata ceres cokelat itu meleleh, memang yang aku makan tidak terlalu meleleh cokelatnya. Mungkin karena terlalu cepat diangkat waktu di goreng. Punya yang lain yang cokelatnya meleleh T_T, dan donut isi cokelat tersebutpun laris manis, lebih laris dari yang lainnya. 

Close up donut hijau yang sudah matang. 

          Setelah pulang kerja kami pun kembali sibuk untuk menata donut dengan gula halus dan ceres cokelat. Taraaaa dan akhirnya Donut Hijau dengan sentuhan Gula Halus dan Ceres Cokelat pun jadi. Kami pun membawa beberapa donut ke rumah masing-masing.

          
            Donut untuk di rumahku terlalu banyak sampai besok paginya aku bisa sarapan dengan Donut Hijau ini. 

The Green Sugar Donut with Hot Sweet Tea.

            Untuk selanjutnya kami berencana untuk membuat Kue Mangkok yang berwarna-warni dan tidak ketinggalan aku request untuk membuat donut lagi tetapi kali nanti aku ingin donutnya berwarna-warni seperti kue mangkok, terutama aku ingin donut dan kue mangkok yang berwarna pink (favorite color). ^o^ Tetapi untuk Jum'at kali ini kami memutuskan untuk rehat dulu. Tidak dulu membuat kue, inget timbangan. huhuhu

Happy Cooking ^O^





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cook. Mix Pecel, Gado-gado and Ketoprak.

Travel. 3 days 3 nights at Singapore & Malaysia 2018 ~ Part 3

Culinary. Yorichi BBQ & Shabu Shabu