Travel. 3 days 3 nights at Singapore & Malaysia 2018 ~ Part 1

Singapore




Part 1

Day 1
March 16, 2018

Holla readers.

     Kamis malam tanggal 15 Maret, sekitar pukul 21.30 kami yang sudah sampai di Terminal 2 Soekarno Hatta. Menunggu pesawat yang akan take off pukul 21.45. Aku, Devi & A Robi yang dengan tampang happy tapi lelah hanya bisa mengobrol ringan sampai petugas penerbangan menginformasikan kalau kami sudah bisa memasuki kabin pesawat. Aku yang semula ingin tempat duduk di pinggir jendela kurang beruntung karena tempat dudukku berada di tengah. Devi yang duduk di pinggir jendela, karena ini adalah penerbangan pertamaku, A Robi sempat menggodaku kalau wajahku tegang. wkwkw (dikit sih). Tak terasa perjalan selama 2 jam telah kami lalui dan finally kami telah sampai di Changi Airport. Oiya sewaktu di pesawat mba pramugari cantik memberi kartu check in imigrasi yang harus kami isi ketika kami sampai di Changi. 
     Aku dan Devi sempat ragu untuk mengisi takut salah, kami memutuskan mengisi yang umum aja seperti nama dan lainnya. Ketika kami sudah berada di bandara kami langsung berjalan mengikuti orang-orang yang berjalan kearah entah kemana kekeke. Maklum ini adalah pertama kalinya dan walaupun ini merupakan yang kedua kalinya untuk A Robi, tapi dia kelihatan sama bingungnya seperti aku dan Devi. wkwk. Dengan langkah pasti kami akhirnya sampai di pengecekan Imigrasi Changi Airport. Ternyata kartu imigrasi yang kami dapatkan di pesawat di bandara juga disediakan dengan balpoin dan petunjuk berbagai bahasa. Otomatis kami pun mencari Bahasa Indonesia hihi. Karena aku sudah mengisi sebagian di pesawat jadi aku hanya mengisi kekurangannya saja. Devi dan A Robi menulis ulang katanya takut masalah kalau beda balpoin kekeke. Ketika aku sedang menunggu Devi dan A Robi, tiba-tiba ada petugas bandara menghampiri kami. Dia mungkin melihat kami terlalu lama di tempat pengisian kartu pengenal, dia membantu kami menjelaskan. Lalu dia meminta alamat selama di Singapura di isi, aku lalu menjelaskan kita hanya sampai sore di Singapura. Lalu dengan cepat dia mengangguk dan menyuruh kami untuk menjelaskan kepada petugas imigrasi. 
     Kami mengantri untuk di check, ketika tiba bagianku aku mendapatkan petugas laki-laki yang cukup ramah. Dia menyebut namaku dengan lantang dan berbicara dalam Bahasa Inggris. 
Petugas (kalau ga salah dia nanya begini) : "Thiara, what are you looking at Singapore ?"
Aku dengan spontan menjawab "I wanna see Merlion". 
Dengan sekilas di tersenyum "And you will going to Kuala Lumpur ?" dia bertanya lagi 
"Ya, I wanna see Petronas". 
"You should join with them" sambil nunjuk 2 orang perempuan yang lebih dulu di check sebelum aku. 
"They're Indonesian and will going to Kuala Lumpur too" dengan penjelasan sambil mengecek paspor. 
"Oh really, i need to ask them" lalu dia mengecap paspor ku. yeay 
"Thank you" dengan semangat.
     Di belakangku A Robi sekarang yang di check dan tidak terlalu lama A Robi sudah bersamaku yang sedang menunggu Devi. Pemeriksaan Devi terbilang cukup lama, karena petugas meminta Devi mengisi alamat selama dia Singapura. Setelah Devi bergabung kami dengan heboh melihat-lihat buku petunjuk untuk turis yang dengan manis disediakan bandara dengan beberapa bahasa dan kami pun mengambil beberapa. Untuk petunjuk tetapi sebenarnya untuk kenang-kenangan hihi. Kami pun berjalan lagi untuk menemukan tempat makan, karena Devi dan A Robi yang merasa lapar. Dengan skytrain kami menuju Terminal 2, karena menurut blog yang kami baca kalau di Terminal 2 itu ada McDonald yang buka selama 24 jam. Tetapi ketika kami sampai disana tidak ada keberadaan McD tersebut. Sampai kami sempat bertanya kepada beberapa orang petugas kebersihan bandara dan mereka menjelaskan letak yang kami tidak terlalu paham mereka bicara apa hiks. 
     Akhirnya kami kembali ke Terminal 1 dan memutuskan makan di Burger King karena A Robi yang sudah tidak kuat menahan lapar karena dia yang kebetulan sedang puasa kamis dan tadi sebelum take off dia hanya meminum air putih. Kami memesan Paket Fish Burger seharga 7.50 SGD. Karena aku yang tidak terbiasa makan di jam malam tersebut tidak kuat menghabiskan burger tersebut, hanya menghabiskan kentang goreng yang terasa sangat enak. Kalau A Robi jangan di tanya langsung ludes.


     Setelah makan pukul 3 pagi kami duduk-duduk manis dikursi-kursi bandara di samping Burger King, kami tidak sendiri karena di tempat kami duduk beberpa orang sedang tidur dengan nyenyaknya. Devi dan A Robi sempat tidur kalau aku yang sudah kepalang tidak mengantuk. Masih on dengan iseng jalan-jalan sekitaran. Pukul 4 lewat aku membangunkan Devi dan A Robi kami harus siap-siap bersih-bersih ganti baju sebelum berangkat ke Universal Studio.
Keadaan Bandara jam 3 pagi.
1. Universal Studio

Finally Globe we met
     Dengan teramat terpaksa aku bersih-bersih dan mencuci rambutku walaupun tanpa mandi hehehe Setelah selesai kami pun kembali ke Skytrain untuk ke Terminal 2. Untuk apa coba hayooo....Naik MRT yeay finally yah naik MRT juga. Saat itu kami mencari tiket penjualan STP (Singapore Tourist Pass), dan zonk tiket penjualan tersebut ternyata masih tutup dan akan buka pukul 9 pagi dan kami pun lanjut bingung karena waktu masih menunjukan pukul 6. Setelah kebingungan beberapa saat kami pun memutuskan untuk pergi dengan membeli tiket regular. Sebenarnya bisa lebih mahal dari plan awal yang membeli STP hanya dengan 10 SGD.
MRT Ticket

Berwefie ria saat di MRT Kallang.

Wefies di dalam MRT
     Ya sudah lah yah nanti kesana lagi sudah tau kalau beli STP ga bisa pagi buta. Pemberhentian pertama adalah Stasiun MRT Harbour Front untuk melihat Maps Globe ciri khas Universal Studio. Setelah sampai di Sentosa Island kami langsung membeli tiket monorail yang seharga 4 SGD untuk sampai di Universal Studio. Lucky us pas nyampe sana keadaan masih sepi people dan kami dengan bebas berfoto ria.

 






Saat naik monorel pulang

2. Little India Singapore 

Masjid yang tadinya mau kita datangi ternyata dalam proses renovasi
     Setelah puas berfoto ria kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Little India Singapore, karena A Robi ingin sekali belanja di Mustafa Center. Sebelum berbelanja kami mampir di tempat makan yang lokasi tepat di sebrang mall yang kami masuki setelah keluar dari Stasiun MRT Farrer Park dan kami menemukan tempat makan nasi padang bernama Syahrini dan pemiliknya adalah orang asli Indonesia. Aku makan Nasi + Ayam, perkedel dan sayuran yang aku lupa apa jenisnya dengan harga 4.50 SGD. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan menuju Mustafa Center. Kami kira di Mustafa bisa berbelanja souvernir murah-murah, ternyata kembali zonk permirsah. Setelah keliling Mustafa Center yang luas itu kami hanya membeli minuman juice Apel & Jeruk, efek cuaca di Singapura yang sedang cerah-cerahnya lebih ke panas. Setelah istirahat sebentar kamipun lanjut untuk menuju Stasiun MRT Raffles Place untuk bertemu Merlion dan teman-temannya ^^


3. Merlion Park

With Merlion
     Keluar dari Stasiun MRT Raffles Places kami disuguhkan pemandangan kota Singapura yang ramai, mungkin karena itu mall jadi ramai. Lalu dengan gerak cepat kami langsung menuju Merlion Park dan hal pertama yang aku cari adalah beli Ice Cream Singapore. Dengan harga 1.2 SGD dengan rasa Choco Chip rasa penasaran dan hauspun hampir sirna. Sebenarnya aku foto itu penampakan nya tetapi sepertinya secara tidak sengaja foto itu terhapus dari memory hp hiks TT.

      Es cream pun dengan ludes dalam hitungan beberapa menit dan perjalanpun sempat terhenti karena rasa pegal di kaki Devi dan rasa kantuk yang di rasakan A Robi. Aku sempat berkeliling sendiri mengitari Merlion Park untuk berfoto dengan Merlion, Marina Bay The Bay, Esplanade dan Baby Merlion sampai akhirnya rasa pegal di kaki pun menghentikan.

Behind me Marina By The Bay, one day harus nginep disana ^^
Next mesti masuk ke Esplanade
Dan next harus coba naik Singapore Flyer
Harus juga keliling naik perahu itu TT
Say Hello to Baby Merlion ^^

Wefies with Merlion
♥ from us


4. Bugis Street, Mesjid Sultan & Zam-Zam Restaurant

Pertokoan di Bugis Street sebelah Masjid Sultan
Next aku ingin makan disini.
  


     Waktu menunjukan sekitar pukul setengah 3 sore, dengan cepat kami langsung pergi ke Stasiun MRT Bugis untuk berbelanja souvernir. Akhirnya kami mendapatkan tempat membeli Souvernir yang kami inginkan. Setelah itu kami langsung berjalan menuju Mesjid Sultan untuk shalat ashar dan makan sore sebelum perjalanan menuju Kuala Lumpur. Untuk ke tempat ibadah wanita kita menggunakan lift lantai 3 atau 5 kalau tidak salah dan dapat beribadah dengan nyaman. Setelah shalat kamipun melanjutkan untuk makan di Zam Zam Restaurant karena setelah aku menonton acara televisi Halal Traveler jadi ingin mencoba Murtabak dan Nasi Briyani.
     Kami memesan Nasi Briyani Beef, Nasi Goreng Ikan Bilis, Teh Tarik dan tentu saja pesan Beef Murtabak. Rasa nasi Briyani itu gurih dengan rempah-rempah yang sangat terasa, lalu aku paling suka Murtabak tanpa bumbu kari. Karena aku bukan penggemar makanan bersantan jadi aku hanya makan Murtabak tanpa cocolan ke kari spesialnya itu.

Sebenarnya ini rasanya sama kayak Martabak telor tapi entah rasanya beda. Dagingny kerasa sekali. Tapi aku yang hanya mencoba mencocol sekali ke kuah Kari langsung stop, makan Murtabaknya aja jauh lebih enak buatku ^^
Nasi dengan rasa rempah-rempah yang kuat
Teh Tarik, Teh Susu yang enak Lope.
        Setelah selasai makan kami kembali ke Masjid Sultan untuk shalat Magrib, dan ternyata waktu shalat magrib disana pukul 7 lewat, setelah shalat kami berjalan menuju Terminal Queen Streen untuk melanjutkan perjalanan kami ke Kuala Lumpur. Sempat khawatir karena ketika kita akan beli tiket beberapa orang di depan kita menggunakan kartu kalau dikita seperti E-Money, Brizzi dll. Tapi ternyata ada bagian yang bisa pakai cash. Lalu kami dengan santai menaiki bus Causeway Link seharga 3.50 SGD menuju Woodlands untuk check point.


     Pengalaman check point di Woodlands adalah hal yang paling amazing dan satu pikiranku orang yang hendak bepergian banyak sekali, people. Saat akan di check point imigrasi itu antriannya membuat kaki pegal, belum lagi ketika kami akan mencari bis Causeway Link yang akan membawa kami ke Terminal Johor Bahru. Hal yang membuat kami khawatir adalah ketinggalan Bis yang di Terminal Larkin. Saat itu dengan penantian panjang dalam antrian akhirnya bis Causeway Link datang dan kami langsung naik dan tetap antri yah. Untung pas hitungan aku itu terakhir naik bis. Sesampainya di Terminal Larkin yang hanya berjarak beberapa menit kami langsung kebingungan mencari info dan aku lupa sebenarnya sebelum ke Terminal Larkin kita itu naik bis SBS 170 dengan harga 1.80 RM. Fotonya nanti aku update, oiya ada kejadian sedikit memalukan saat akan menaiki bis ini. Karena missed komunikasi aku dan Devi sempat di teriaki oleh driver bis. hahaha memalukan. 
     Setelah kami sampai di Terminal Larkin dengan mudah kami menemukan Bis Meridian Holiday yang sedang menunggu para penumpang yang akan ke Terminal Bersepadu Selatan, Kuala Lumpur-Malaysia. Aku dan Devi pun langsung tancap gas untuk tidur. Kami lelah sekali sodara-sodara ^^

See you on Part 2. ^^


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cook. Mix Pecel, Gado-gado and Ketoprak.

Travel. 3 days 3 nights at Singapore & Malaysia 2018 ~ Part 3

Culinary. Yorichi BBQ & Shabu Shabu